Penerbangan kelas satu Senator Bernie Sanders baru-baru ini di Delta menuai kritik, dan beberapa orang menuduh sosialis itu munafik. Namun, kritik ini meleset dari poin mendasar: Tindakan Sanders selaras dengan logika yang mendasari ideologi politiknya. Kemarahan tersebut berasal dari kesalahpahaman tentang bagaimana struktur kekuasaan beroperasi dalam sistem kapitalis dan sosialis.

Hierarki yang Tak Terelakkan

Pengaturan perjalanan Sanders bukanlah sebuah anomali; hal ini merupakan konsekuensi langsung dari fungsi hierarki. Baik di bawah kapitalisme atau sosialisme, mereka yang mempunyai otoritas—politisi, birokrat, dan elit—pasti akan menikmati hak-hak istimewa yang tidak bisa dinikmati oleh masyarakat umum.

Bahkan Korea Utara, yang memproklamirkan diri sebagai negara sosialis, menawarkan perjalanan kelas bisnis dengan maskapai penerbangannya, Air Koryo. Hal ini menunjukkan bahwa penghapusan kelas tidak serta merta berarti kondisi kehidupan yang setara bagi semua orang. Seperti yang dikatakan George Orwell, “Semua hewan adalah setara, namun beberapa hewan lebih setara dibandingkan hewan lainnya.” Sanders mewujudkan prinsip ini: dia percaya bahwa mereka yang memimpin—termasuk dirinya sendiri—pantas mendapatkan perlakuan istimewa.

Logika Memaksimalkan Nilai Tenaga Kerja

Kebutuhan Sanders akan perjalanan kelas satu juga bersifat pragmatis. Ia berpendapat bahwa pengorganisasian sosialis yang efektif memerlukan pemaksimalan nilai kerja, yang berarti mengoptimalkan waktu dan kenyamanannya saat bekerja.

Alasan ini serupa dengan praktik era Soviet, di mana anggota Politbiro menikmati perumahan elit, liburan yang disponsori negara, dan akses eksklusif terhadap sumber daya. Sanders tidak memungut pajak dari masyarakat miskin untuk membiayai perjalanannya; pelariannya merupakan peningkatan status yang diperoleh melalui status elit atau dibayar oleh donor, sehingga hal ini lebih merupakan masalah alokasi sumber daya yang efisien dan bukan dana publik.

Sasaran: Kelas Utama Universal, Didanai oleh Orang Kaya

Sanders menganjurkan sistem di mana setiap orang memiliki akses terhadap fasilitas kelas satu…tetapi hanya jika perusahaan terpaksa menyediakannya. Visinya bukan tentang menghilangkan kemewahan; ini tentang mendistribusikannya kembali.

Ketidaknyamanan yang dirasakan sebagian orang berasal dari permasalahan yang lebih dalam: kesadaran bahwa bahkan di bawah sosialisme, birokrat masih akan menikmati hak istimewa sementara “kelas produktif” menanggung akibatnya. Ini bukanlah kegagalan cita-cita sosialis; ini adalah fitur yang melekat pada struktur kekuasaan terpusat.

Intinya

Penerbangan kelas satu Sanders bukanlah sebuah kontradiksi. Ini adalah demonstrasi bagaimana dinamika kekuasaan beroperasi, apa pun ideologinya. Mengkritiknya karena hal ini tidak relevan; fokusnya harus pada substansi pandangannya, bukan pada rencana perjalanannya.

Kemunafikan yang sebenarnya terletak pada berpura-pura bahwa mereka yang berkuasa akan mengorbankan kenyamanan mereka demi kesetaraan.