Industri ski menghadapi krisis besar karena musim dingin yang hangat mengganggu operasional, bahkan dengan meningkatnya ketergantungan pada salju buatan. Perusahaan seperti Aspen One mengakui bahwa pembuatan salju dan penutupan gletser hanyalah perbaikan sementara, bukan solusi terhadap permasalahan iklim yang mendasarinya.
Musim Dingin yang Menyusut
Pemanasan global yang cepat secara langsung mengikis fondasi pariwisata musim dingin dengan memperpendek musim ski, mengurangi hujan salju alami, dan membuat kondisi salju semakin tidak dapat diandalkan. Ini bukan hanya tentang ketidaknyamanan; ini tentang kelayakan ekonomi resor dan bisnis terkait. Ketidakpastian membuat perencanaan dan investasi jangka panjang menjadi lebih berisiko.
Paradoks Energi Salju Buatan
Meskipun salju buatan membantu mempertahankan tingkat operasional tertentu, VP keberlanjutan Aspen One, Chris Miller, menunjukkan kelemahan kritis: pembuatan salju membutuhkan banyak energi. Ketergantungan pada salju buatan tidak mengatasi perubahan iklim; hal ini hanya mengalihkan permasalahan ke konsumsi energi yang lebih tinggi. Hal ini menyoroti ketegangan yang lebih luas antara langkah-langkah adaptasi dan solusi sistemik.
Pendekatan Aspen One: Elektrifikasi dan Energi Bersih
Berbeda dengan beberapa resor yang menggunakan salju buatan, Aspen One berinvestasi besar-besaran dalam keberlanjutan sebagai strategi jangka panjang. Properti terbarunya, Limelight Mammoth, sepenuhnya menggunakan listrik dengan pompa panas untuk pemanas dan stasiun pengisian daya EV untuk para tamu. Perusahaan percaya bahwa mengatasi akar penyebab perubahan iklim lebih berkelanjutan daripada sekadar beradaptasi di dalam kawasan resor.
Gambaran Lebih Besar
Perjuangan industri ski merupakan mikrokosmos dari risiko iklim yang lebih luas. Meskipun dunia usaha dapat berinvestasi dalam langkah-langkah adaptasi, kelangsungan pariwisata musim dingin dalam jangka panjang bergantung pada pengurangan emisi gas rumah kaca dan memperlambat pemanasan global. Industri ini berada di persimpangan jalan: beradaptasi atau mengadvokasi perubahan sistemik. Beberapa dekade mendatang akan menentukan apakah resor ski dapat tetap menjadi kekuatan ekonomi yang layak, atau apakah resor tersebut hanya menjadi peninggalan masa lalu yang lebih dingin.
Situasi ini menggarisbawahi bahwa perbaikan teknologi saja tidak akan menyelesaikan masalah. Pergeseran mendasar menuju energi berkelanjutan dan aksi iklim sangat penting untuk masa depan olahraga musim dingin.






















