Sektor perjalanan sedang mengalami perubahan yang cepat, mulai dari strategi investor yang berkembang hingga peningkatan fokus pada privasi data dan kinerja maskapai penerbangan yang berfluktuasi. Berikut rincian perkembangan utama:
Pembatasan Investasi Real Estat & Penyewaan Jangka Pendek
Usulan Donald Trump untuk membatasi investor institusi besar membeli properti residensial dapat berdampak signifikan pada pasar sewa jangka pendek.
Alasan di balik langkah ini adalah untuk memprioritaskan kepemilikan rumah bagi pembeli individu, dibandingkan membiarkan perusahaan investasi mendominasi pasokan perumahan.
Jika diterapkan, hal ini mungkin mengurangi persaingan bagi pemilik properti individu dalam ruang sewa liburan, namun juga berpotensi membatasi aliran modal investasi ke sektor tersebut.
Privasi Data & Pemesanan Langsung
Peraturan privasi digital semakin ketat secara global, menjadikan resolusi identitas penting bagi pemasar perjalanan.
CEO Wunderkind Ronen Kadosh menyoroti bagaimana merek harus memanfaatkan strategi data yang lebih cerdas untuk mendorong pemesanan langsung dan menumbuhkan loyalitas pelanggan.
Pergeseran ini mencerminkan meningkatnya permintaan konsumen akan pengalaman yang dipersonalisasi tanpa mengorbankan privasi, sehingga memaksa perusahaan untuk mengadopsi praktik penanganan data yang lebih canggih.
Upaya Akuisisi Pribadi Kayak
Upaya CEO Kayak Steve Hafner untuk menjadikan perusahaannya swasta menggarisbawahi manfaat dari investasi terfokus pada platform perjalanan khusus.
Kayak yang mandiri dapat berkembang dengan modal khusus, dan tidak dibatasi oleh prioritas yang lebih luas dari perusahaan induknya, Booking Holdings.
Kasus ini menggambarkan ketegangan antara sinergi perusahaan dan kelincahan perusahaan kecil dan independen.
Evolusi Program Loyalitas
Survei Skift Research baru-baru ini menunjukkan hadiah kartu kredit kini bersaing langsung dengan program loyalitas maskapai penerbangan dan hotel tradisional.
Preferensi konsumen kini berubah, dengan wisatawan yang berlibur menunjukkan peningkatan kepercayaan terhadap imbalan finansial dibandingkan miles maskapai penerbangan atau poin hotel.
Tren ini didorong oleh fleksibilitas dan nilai langsung yang ditawarkan oleh program kartu kredit, sehingga menantang kelangsungan jangka panjang skema loyalitas lama.
Prakiraan Industri Maskapai Penerbangan
Pendapatan maskapai penerbangan pada tahun 2026 diperkirakan akan mengikuti lintasan saat ini:
perjalanan premium kemungkinan akan tetap kuat, sementara maskapai penerbangan berbiaya sangat rendah mungkin mengalami kesulitan.
Merger (seperti Spirit Airlines) dan ekspansi internasional yang berkelanjutan akan membentuk lanskap industri.
Para analis memperkirakan perbedaan ini akan semakin mengelompokkan pasar, dengan dominasi maskapai penerbangan kelas atas dan maskapai berbiaya rendah menghadapi tekanan yang semakin besar.
Kesimpulannya, industri perjalanan sedang mengalami perubahan signifikan dalam investasi, perilaku konsumen, dan tekanan peraturan. Keberhasilan akan bergantung pada kemampuan beradaptasi, strategi data yang cerdas, dan kejelasan
