Philippine Airlines (PAL) telah resmi membuka pemesanan untuk ekspansi besar-besaran baru di jaringannya di Amerika Utara: layanan nonstop yang menghubungkan Manila (MNL) ke Chicago (ORD). Dijadwalkan dimulai pada November 2026, rute ini menandai langkah signifikan dalam pemulihan pascapandemi dan pertumbuhan strategis maskapai ini.
Detail Rute dan Jadwal Penerbangan
Layanan baru ini akan beroperasi tiga kali seminggu pada Senin, Rabu, dan Jumat. Mengingat jaraknya yang mencapai 8.132 mil, penerbangan ini akan menjadi penerbangan jarak sangat jauh, dan kemungkinan besar termasuk dalam 25 penerbangan komersial terpanjang secara global.
Jadwal penerbangan yang direncanakan adalah sebagai berikut:
* Manila ke Chicago (PR132): Berangkat 16:40; tiba pukul 16.45.
* Chicago ke Manila (PR133): Berangkat 22:45; tiba pukul 05.25 (+2 hari).
Durasi penerbangan diperkirakan 14 jam 15 menit menuju Amerika Serikat, dan 16 jam 40 menit kembali ke Filipina.
Konfigurasi Pesawat dan Kabin
Untuk mengelola sektor penerbangan jarak jauh yang melelahkan ini, PAL akan mengerahkan Airbus A350-900. Pesawat ini akan menampilkan konfigurasi 295 kursi yang dirancang untuk melayani penumpang premium dan penumpang rekreasi:
* 30 kursi Kelas Bisnis
* 24 kursi Ekonomi Premium
* 241 kursi Ekonomi
Pentingnya Strategis: Menghubungkan Midwest
Keputusan untuk menargetkan Chicago adalah langkah yang diperhitungkan untuk memanfaatkan salah satu komunitas diaspora Filipina terbesar di Amerika Serikat. Chicago saat ini berada di antara kota-kota teratas di AS dalam hal jumlah penduduk Filipina, hanya tertinggal dari kota-kota besar seperti Los Angeles, San Francisco, dan New York—yang semuanya sudah dilayani oleh PAL.
“Chicago dianggap sebagai salah satu hub utama di Amerika Serikat, dan masuknya kami ke kota yang dinamis ini akan menyediakan konektivitas langsung ke wilayah Midwest,” kata Presiden Philippine Airlines Richard Nuttall.
Selain melayani diaspora, rute ini juga berfungsi sebagai jembatan bagi wisatawan dari Amerika Midwest untuk mengakses pasar domestik Filipina dan wilayah Asia Tenggara yang lebih luas melalui hub Manila.
Kisah Pemulihan dan Ekspansi
Pengumuman ini menandakan titik balik bagi Philippine Airlines. Setelah mengajukan perlindungan kebangkrutan pada tahun 2021 di tengah pandemi global, maskapai ini telah mengalami restrukturisasi yang signifikan.
Ekspansi ke Chicago didukung oleh fokus baru pada modernisasi armada. Meskipun rute Chicago awalnya akan menggunakan A350-900, PAL baru-baru ini memesan sembilan Airbus A350-1000. Masuknya pesawat baru berkapasitas tinggi ini menunjukkan bahwa maskapai ini sedang mempersiapkan diri untuk pertumbuhan penerbangan jarak jauh yang lebih jauh lagi di tahun-tahun mendatang.
Ringkasan
Dengan menambahkan Chicago ke dalam portofolionya di AS—yang sudah mencakup Los Angeles, New York, San Francisco, dan Seattle—Philippine Airlines memperkuat jejak trans-Pasifiknya dan secara langsung memenuhi permintaan dari sebagian besar demografi AS. ✈️